Langsung ke konten utama

Though Things : Individual

Hallo !

Though Things pada malam hari ini adalah tentang individualis atau selfish atau egois. Ya, semacam itu. Jujur, dari perasaan hati yang terdalam aku merasa semakin dewasa, aku merasa semakin individual. Dont know why, i could'n compare with anyone else, yaaa karena tiap orang beda-beda metamorfosanya. Yaaa mungkin juga karena aku seorang "introvert" bisa jadi.

Semacam itu, tapi selfish disini bukan yang dalam arti "tidak peduli" atau "bodo amat" tapi lebih ke waktu untuk sendiri. Menikmati waktu dengan diri sendiri menjadi kesempatan yang sangat sangat dibutuhkan. Untukku, aku sangat perlu untuk meluangkan waktu untuk diriku sendiri. Untuk melakukan hal-hal yang aku suka, untuk menyalurkan apa yang aku pikirin, pendapat aku tentang sesuatu, bukan lagi waktu untuk mendengarkan opini orang, menuruti kemauan orang, mengesampingkan ego pribadi diatas ego orang lain. Yap! exactly like this I sure. 

Semakin dewasa, dunia memberikan kesempatan yang semakin sedikit untuk itu. Aku paham fasenya, cuma belum siap untuk menyikapinya. Sedang masa-masa untuk mempersiapkan itu supaya bisa "survive" dimasa yang ini. Kadang aku masih menjadi "yes man" mungkin itu juga faktornya. Tidak enakan sama orang, suka kepikiran ya emang klise sih, tapi pelan-pelan harus belajar bahwa diriku sendiri juga punya hak yang sama untuk bisa menikmati apa yang ingin aku nikmati. Buku, menulis dan memasak.

Maafkan aku teman-teman, utuk sedikit berubah dengan aku yang kalian kenal sebelumnya, aku tidak berubah...hanya sedikit sedang merubah mindset ku tentang kepentingan waktu untuk diriku sendiri. Kadang aku bisa menolak ajakan teman untuk bertemu dan aku menjadi aku yang paling jujur dari biasanya, menjadi aku yang kalo gasuka yaaa bilang gasuka, kalo ingin yaa bilang ingin, kalo mau sekarang ya bilang sekarang, dan masih banyak hal lainnya.

Tapi aku yakin kalian pasti mengerti kan...karena lebih enak seperti itu dan supaya aku juga bisa berkembang menjadi aku yang lebih baik. Mari semangat untuk perubahan diri yang menjadi lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KisahZainab

Terinspirasi dari kisah Zainab putri sulung Rasulullah SAW... "Bagaimana bisa Allah membiarkan hambanya yang taat tanpa diuji? " dalam benakku kalimat itu membekas sekali setelah aku meresapi kisah Zainab. Zainab yang diuji dengan ujian yang tidak ringan, mampu melewatinya dengan sangat keren menurutku. Apalagi jika aku yang mendapatkan ujian seperti itu, mungkin aku akan sangat marah sekali kepada hidupku. Bagaimana aku tidak kagum pada sosoknya yang memiliki paras cantik fisik dan hati. Zainab, wanita beruntung yang menikah dengan suaminya yang selalu ingin membahagiakan Zainab. Hidup bahagia dan menjadi pasangan yang diidam idamkan di kota Makkah. Rumah tangga mereka begitu harmonis, perselisihan, perbedaan pendapat dan hal kecil lainnya mudah sekali diatasi karena mereka berdua bersifat wafa' dan menjaga wafa' dalam rumah tangganya. Hingga ujian datang ketika Rasulullah diutus oleh Allah menjadi Rasul umat Islam. Kala itu, suaminya Zainab sedang berdagang di...

People Come And Go

Hello! ... For the time, i am here again he he he, kabarku baik, semoga kabar kalian semua yang membaca ini juga baik. Ternyata udah 3 bulan lebih aku gapernah buka blog ini sama sekali. Tapi, kesempatan tersebut tidak pernah membuat nyaliku menciut untuk menulis. . Akhir-akhir ini, aku banyak bertemu "orang baru" dalam kehidupanku, dari lintas usia tentunya. Ada laki-laki ada perempuan, ada yang sebaya ada yang sudah berkeluarga. Ada yang berjumpa sampai dengan sekarang ada yang berdurasi kurang dari 3 bulan. Terimakasih hidup! . Menggambarkan banyak sekali orang-orang yang datang dan pergi dalam kehidupanku mengingatkan kepadaku bahwa sejatinya aku hidup didunia ini adalah "sendiri", aku lahir sebagai bayi sendirian dan aku akan mengalami kematian juga sendirian. Maka, aku sangat setuju bahwa sejatinya manusia adalah individu yang sendirian. Apapun yang mereka temui, apapun yang mereka miliki, pada akhirnya mereka akan sendirian. . Teman-temanku silih berg...

Takut

Rasanya tidak tenang, seperti perasaan bersalah tapi tidak tahu kepada siapa. Mengerjakan sesuatu dengan hati setengah, setengahnya lagi kepikiran ini dan itu. Ingin sekali fokus, rasanya sulit sekali. Apa iya iman aku sedang kurang? Rasanya takut, takut jauh dari Tuhan, takut takabur dan kurang bersyukur. Kadang aku bingung sendiri, rasanya seharian useless hm sering rasanya padahal menargetkan diri untuk produktif. Lalu aku melihat diri ini dan berkata seakan semua baik-baik saja "gapapa reni gapapa, yang penting bahagia". Iya, gara gara tidak mau sedih jadi sedang berusaha sekuat tenaga membuat diri sendiri happy sepanjang hari apapun kondisinya. Kenapa perasaan takut itu masih saja membuntuti pikiranku kemana-mana, membuat mimpiku akhir-akhir ini menjadi sering aneh-aneh. Merasa sangat mudah sekali digoda oleh setan. Ya Allah, lindungi aku, aku takut :( Kembalikan aku pada keadaan dekat denganmu Ya Rabb, aku rindu sekali. Meskipun aku merasakan sedih, aku akan lupa...