gak sengaja ke lapangan basket, pas lagi jalan ditawarin es krim sama bapak-bapak alumni ITB'98 jadi duduk duduk di sekitar situ. Eh ternyata lagi ada Sujiwo Tejo. katanya gini.... " Menikah itu nasib, tapi mencintai itu takdir " kalo dipikir-pikir bener juga, kamu bisa menikahi siapa saja disuruh orang-tua misalnya, kan gampang kan ya menikah cuma tinggal ucap ijab-qabul aja, selesai. Tapi kamu ga akan tahu kamu akan jatuh cinta kepada siapa. Dari sisi yang lain, menikah karena mencintai dan dicintai itu indah sekali seperti nasib dan takdir yang menjadi satu. pak Tejo juga bilang gini.... "Sugih tanpo bondo" "Dikdaya tanpa aji" "Trimah mawi pasrah" "Sepi pamrih tebih ajrih" Intinya, kaya tanpa harta, kuat tanpa kesaktian, menerima dengan pasrah jauh dari rasa takut. bisa-bisanya bikin lagu sedalam ini. katanya dulu beliau anak Teknik Sipil ITB tapi ga sampe lulus beliau keluar dan jadi seniman karena sudah gak se...