Langsung ke konten utama

Fatimah Az-Zahra dan Rasa Malunya

Kisah-kisah dari Rasulullah SAW dan orang-orang terdekatnya selalu menarik untuk aku ketahui. Betapa mulianya beliau, hingga aku, umatnya setelah 14 abad kenabiannyapun masih dapat merasakan sifat-sifat yang begitu mulia. Hingga aku suka meneteskan air mata pada saat mendengar, membaca ataupun melihat video yang sedang mengisahkan kehidupan Rasulullah SAW.
.
Kali ini, kisahnya datang dari putri yang amat dicintainya yaitu Fatimah Az-Zahra. Kelak, beliau adalah pemimpin-pemimpin perempuan di syurga bersama ibundanya Khadijah, istri firaun yaitu Siti Asiyah dan Maryam. Keempat wanita tersebut adalah ahli syurga. Fatimah sapaan akrabnya....begitu dekat hubungannya dengan Rasulullah SAW.

Suatu waktu, ia mendapatkan kabar paling bahagia langsung dari Rasulullah SAW bahwa ia kelak adalah ahli syurga. Hal tersebut disampaikannya kepada Fatimah dan begitu bahagianya hati Fatimah. Fatimah begitu setia dan sabar mendampingi ayahnya dalam perjuangan Islam. Dan dari Fatimahlah seharusnya kita belajar seperti apa wanita idaman syurga.
.
Kisah-kisah dari Fatimah yang pertama adalah tentang kesederhanaannya. Beliau menikah dengan Ali bin Abi Thalib, laki-laki sederhana dengan mahar yang murah. Pun hidup serba sederhana. Hingga, ketika beliau mendengar bahwa Nabi baru saja mendapatkan budak, beliau berdua mondar mandir sampai kedepan rumah Rasulullah namun tidak sampai mengetuk rumah Rasulullah. Begitu hatinya ingin meminta budak tersebut namun tak kuasa untuk meminta pada ayahnya. Antara mengedepankan ego untuk ingin memiliki seorang budak yang bisa membantu meringankan pekerjaan rumahnya atau tetap bersabar meskipun tangannya sudah sakit untuk menumbuk gandum. Hingga pada akhirnya Rasulullah sendiri yang datang kerumahnya dan mengatakannya bahwa mereka masih bisa melakukan pekerjaan rumah sendiri tanpa dibantu seorang budak.
.
Setiap kali suaminya pulang, tidak lain dan tidak bukan yang ditanyakannya kepada suaminya adalah "Kamu dapat ilmu apa hari ini?" MaasyaaAllah...istri yang sangat berbakti. Bukan lagi harta apa yang didapati suaminya hari ini, padahal ia sedang dalam keadaan kekurangan. Hingga, tiba suatu ketika Ali menjawab bahwasanya tadi aku dan yang lainnya ditanyai oleh Ayahmu tentang wanita idaman itu seperti apa, lalu sahabat-sahabat Nabi saling menebak dan menanyai kebenarannya. Siapa saja berusaha menjawab pada saat itu, tetapi semuanya belum ada yang menjawab dengan benar. Sampai diberikannya kesempatan sampai esok harinya untuk menjawab pertanyaan tersebut.
.
Esok harinya, Rasulullah menanyakan hal yang sama kembali pada sahabat-sahabatnya itu. Dan Ali menjawab "Wanita Idaman adalah wanita yang malu untuk melihat laki-laki dan malu dilihat laki-laki" MaasyaaAllah...Rasulullh bertanya "Dari siapa kau tau dengan jawaban ini?". "Sesungguhnya aku tau ini dari orang yang paling dekat denganmu Ya Rasulullah". Betapa luar biasanya Fatimah....
.
huaaaaa.......sangat amat menusuk hati, maasyaaAllah ternyata pada malam itu, fatimah memberitahukannya jawaban itu kepada suaminya, Ali. Begitu terjaganya fatimah...dan benar benar menjaga nasihat dari ayahnya dan selalu mengingatnya, yaitu mengenai wanita idaman.
.
Hingga diriwayatkan dalam suatu malam tiba-tiba Fatimah menjerit dan menangis sesenggukan hingga membuat Istri Nabi yang rumahnya berada dibelakang dan disamping rumah Fatimah mendengar dan mendatanginya, lalu ia bertanya padanya "Wahai Fatimah kenapa engkau Menangis?" dijawablah oleh Fatimah "Karena aku ingat akan kematian dan aku tidak mau seperti itu". Ternyata ia menangis karena baru saja ada jenazah yang lewat didepan rumahnya. Kemudian ia menceritakan ketakutannya kepada istri Nabi, maksud dari ketakutannya melihat jenazah adalah ia tidak mau saat ia meninggal dan dibalut kain kafan, kemudian ia dibawa ke pemakaman, lekuk tubuhnya terlihat saat diangkat jenazahnya diatas kepala orang (jaman dulu belum ada keranda untuk tempat jenazah). Sampai beliau berwasiat untuk dibuatkan keranda pada saat beliau wafat dan ini adalah pertama kalinya umat Islam mengenal keranda. Sehingga, dibuatkanlah keranda untuk menutupi jenazah saat dibawa ke pemakaman.
.
Dan dari buku tentang sirah Nabawiyyah eps kematian Rasulullah, ketika beliau akan wafat, beliau membisikkan sesuatu kepada Fatimah, "Anakku aku ada 2 kabar untukmu, kabar yang pertama bahwa aku akan wafat sebentar lagi dan kabar yang kedua, engkau adalah orang pertama dari keluargaku yang akan menyusulku" Setelah mendengar berita itu Fatimah sedih karena sebentar lagi Rasulullah SAW akan meninggalkan dirinya, tapi beliau bahagia karena sebentar lagi juga dia akan menyusul kematian Rasulullah.
.
MaasyaaAllah Tabarakallah.....

Kisah yang sangat inspiratif, hikmah yang sangat dalam bahwa Wanita harus memiliki rasa malu untuk melihat dan dilihat laki-laki.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KisahZainab

Terinspirasi dari kisah Zainab putri sulung Rasulullah SAW... "Bagaimana bisa Allah membiarkan hambanya yang taat tanpa diuji? " dalam benakku kalimat itu membekas sekali setelah aku meresapi kisah Zainab. Zainab yang diuji dengan ujian yang tidak ringan, mampu melewatinya dengan sangat keren menurutku. Apalagi jika aku yang mendapatkan ujian seperti itu, mungkin aku akan sangat marah sekali kepada hidupku. Bagaimana aku tidak kagum pada sosoknya yang memiliki paras cantik fisik dan hati. Zainab, wanita beruntung yang menikah dengan suaminya yang selalu ingin membahagiakan Zainab. Hidup bahagia dan menjadi pasangan yang diidam idamkan di kota Makkah. Rumah tangga mereka begitu harmonis, perselisihan, perbedaan pendapat dan hal kecil lainnya mudah sekali diatasi karena mereka berdua bersifat wafa' dan menjaga wafa' dalam rumah tangganya. Hingga ujian datang ketika Rasulullah diutus oleh Allah menjadi Rasul umat Islam. Kala itu, suaminya Zainab sedang berdagang di...

People Come And Go

Hello! ... For the time, i am here again he he he, kabarku baik, semoga kabar kalian semua yang membaca ini juga baik. Ternyata udah 3 bulan lebih aku gapernah buka blog ini sama sekali. Tapi, kesempatan tersebut tidak pernah membuat nyaliku menciut untuk menulis. . Akhir-akhir ini, aku banyak bertemu "orang baru" dalam kehidupanku, dari lintas usia tentunya. Ada laki-laki ada perempuan, ada yang sebaya ada yang sudah berkeluarga. Ada yang berjumpa sampai dengan sekarang ada yang berdurasi kurang dari 3 bulan. Terimakasih hidup! . Menggambarkan banyak sekali orang-orang yang datang dan pergi dalam kehidupanku mengingatkan kepadaku bahwa sejatinya aku hidup didunia ini adalah "sendiri", aku lahir sebagai bayi sendirian dan aku akan mengalami kematian juga sendirian. Maka, aku sangat setuju bahwa sejatinya manusia adalah individu yang sendirian. Apapun yang mereka temui, apapun yang mereka miliki, pada akhirnya mereka akan sendirian. . Teman-temanku silih berg...

Takut

Rasanya tidak tenang, seperti perasaan bersalah tapi tidak tahu kepada siapa. Mengerjakan sesuatu dengan hati setengah, setengahnya lagi kepikiran ini dan itu. Ingin sekali fokus, rasanya sulit sekali. Apa iya iman aku sedang kurang? Rasanya takut, takut jauh dari Tuhan, takut takabur dan kurang bersyukur. Kadang aku bingung sendiri, rasanya seharian useless hm sering rasanya padahal menargetkan diri untuk produktif. Lalu aku melihat diri ini dan berkata seakan semua baik-baik saja "gapapa reni gapapa, yang penting bahagia". Iya, gara gara tidak mau sedih jadi sedang berusaha sekuat tenaga membuat diri sendiri happy sepanjang hari apapun kondisinya. Kenapa perasaan takut itu masih saja membuntuti pikiranku kemana-mana, membuat mimpiku akhir-akhir ini menjadi sering aneh-aneh. Merasa sangat mudah sekali digoda oleh setan. Ya Allah, lindungi aku, aku takut :( Kembalikan aku pada keadaan dekat denganmu Ya Rabb, aku rindu sekali. Meskipun aku merasakan sedih, aku akan lupa...