Langsung ke konten utama

Mata Uang Dinar dan Dirham

Pada zaman dahulu, mata uang yang digunakan sebagai alat jual beli setelah sistem barter terupdate adalah dinar dan dirham. Yup, pada zaman itu mata uang yang berlaku adalah kepingan logam perak dan emas yaitu dinar dan dirham.
.
Sedikit flashback, saya sendiri terinspirasi untuk mencari tahu "dinar dan dirham" dari bulan lalu, saat saya menghadiri pernikahan temanku lalu kita berdiskusi mengenai ini. Ingin tahu lebih lanjut kemudian saya mencari tahu sendiri dan saya menemukan sebuah titik pembahasan penting.
.
Dari video Ust. Zulkifli Ali yang membahas mengenai kiamat atau akhir zaman, beliau berpesan untuk mulai menabung emas dan perak. Karena, pada akhir zaman nanti ketika semua teknologi sudah tidak berfungsi dan zaman ini kembali pada zaman terdahulu yang serba sederhana. Tidak ada lagi mobil, motor, mesin, handphone, internet, atm dll semuanya tidak ada. Semua kembali kepada kuda, bercocok tanam, beternak, dll.
.
Intinya, mata uang kertas yang berlaku sekarang sebenarnya tidak ada nilainya. Oke, saya juga bingung banget ini awalnya, maksudnya gimana ya kan...
Ternyata, maksudnya adalah ketika uang kertas ini disobek, maka sudah tidak ada nilainya, ketika uang kertas kehujanan terus lecek terus keinjek-injek trus hanyut menjadi bubur bersama air hujan becek. Logikanya, uang kertas yang rusak sama dengan tidak ada nilainya. Semoga sampai disini paham.
Logika yang kedua adalah ketika misalnya kita nyimpen uang kertas 100 rb, sekarang uang 100 rb itu bisa untuk membeli bensin 10L misalnya. Nah, ketika 5 tahun kemudian, uang yang sama yang kita simpen pada tahun 2024 ternyata hanya cukup untuk membeli bensin 5L saja. Kemudian 10 tahun yang akan datang tahun 2029 uang 100 rb ternyata hanya cukup untuk membeli bensin 2L saja. Berbeda ketika yang kita simpan adalah perak emas atau dinar dirham, nilainya tidak akan berubah 5, 10 tahun lagi masih tetap sama dengan dinar/dirham senilai 10L pada tahun 2029 pun nilainya masih tetap sama 10L. InsyaAllah sampai disini paham.
.
Jadi, pada intinya nilai uang kertas tidak setara dengan nilai barang yang dapat ditukarkan dengan uang tersebut. Dengan kembali pada dinar dan dirham maka inflasi menjadi 0 setiap tahunnya. Iya juga.
.
pertanyaan untuk bersama
"Jadi selama ini siapa yang dirugikan dan siapa yang diuntungkan?"
.
haha bangsa Amerika emang licik, menipu daya dengan segala permainannya. Jadi siapa yang ditipu siapa? wkwkwk. udah ah gamau banyak-banyak, silakan baca-baca sendiri tentang awal mula uang ketas, asyik syekali belajar sejarah ternyata dan greret xixi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KisahZainab

Terinspirasi dari kisah Zainab putri sulung Rasulullah SAW... "Bagaimana bisa Allah membiarkan hambanya yang taat tanpa diuji? " dalam benakku kalimat itu membekas sekali setelah aku meresapi kisah Zainab. Zainab yang diuji dengan ujian yang tidak ringan, mampu melewatinya dengan sangat keren menurutku. Apalagi jika aku yang mendapatkan ujian seperti itu, mungkin aku akan sangat marah sekali kepada hidupku. Bagaimana aku tidak kagum pada sosoknya yang memiliki paras cantik fisik dan hati. Zainab, wanita beruntung yang menikah dengan suaminya yang selalu ingin membahagiakan Zainab. Hidup bahagia dan menjadi pasangan yang diidam idamkan di kota Makkah. Rumah tangga mereka begitu harmonis, perselisihan, perbedaan pendapat dan hal kecil lainnya mudah sekali diatasi karena mereka berdua bersifat wafa' dan menjaga wafa' dalam rumah tangganya. Hingga ujian datang ketika Rasulullah diutus oleh Allah menjadi Rasul umat Islam. Kala itu, suaminya Zainab sedang berdagang di...

People Come And Go

Hello! ... For the time, i am here again he he he, kabarku baik, semoga kabar kalian semua yang membaca ini juga baik. Ternyata udah 3 bulan lebih aku gapernah buka blog ini sama sekali. Tapi, kesempatan tersebut tidak pernah membuat nyaliku menciut untuk menulis. . Akhir-akhir ini, aku banyak bertemu "orang baru" dalam kehidupanku, dari lintas usia tentunya. Ada laki-laki ada perempuan, ada yang sebaya ada yang sudah berkeluarga. Ada yang berjumpa sampai dengan sekarang ada yang berdurasi kurang dari 3 bulan. Terimakasih hidup! . Menggambarkan banyak sekali orang-orang yang datang dan pergi dalam kehidupanku mengingatkan kepadaku bahwa sejatinya aku hidup didunia ini adalah "sendiri", aku lahir sebagai bayi sendirian dan aku akan mengalami kematian juga sendirian. Maka, aku sangat setuju bahwa sejatinya manusia adalah individu yang sendirian. Apapun yang mereka temui, apapun yang mereka miliki, pada akhirnya mereka akan sendirian. . Teman-temanku silih berg...

Takut

Rasanya tidak tenang, seperti perasaan bersalah tapi tidak tahu kepada siapa. Mengerjakan sesuatu dengan hati setengah, setengahnya lagi kepikiran ini dan itu. Ingin sekali fokus, rasanya sulit sekali. Apa iya iman aku sedang kurang? Rasanya takut, takut jauh dari Tuhan, takut takabur dan kurang bersyukur. Kadang aku bingung sendiri, rasanya seharian useless hm sering rasanya padahal menargetkan diri untuk produktif. Lalu aku melihat diri ini dan berkata seakan semua baik-baik saja "gapapa reni gapapa, yang penting bahagia". Iya, gara gara tidak mau sedih jadi sedang berusaha sekuat tenaga membuat diri sendiri happy sepanjang hari apapun kondisinya. Kenapa perasaan takut itu masih saja membuntuti pikiranku kemana-mana, membuat mimpiku akhir-akhir ini menjadi sering aneh-aneh. Merasa sangat mudah sekali digoda oleh setan. Ya Allah, lindungi aku, aku takut :( Kembalikan aku pada keadaan dekat denganmu Ya Rabb, aku rindu sekali. Meskipun aku merasakan sedih, aku akan lupa...