lemah, memah lemah sekali. sejak kapan aku jadi lemah. okay, yang sudah berlalu biarlah berlalu dan tidak boleh disedih-sedihin lagi. ya memang belum rezekinya mau gimana yakan. meskipun sedih juga kalo ingat perjuangan dari tahap 1, perjuangan kesana kemari untuk mengikuti rangkaian tes yang membuat aku sebenernya cukup stres. dan ketika seperti pintu gerbang itu sudah didepan mata terbuka lebar-lebar tapi aku tetap masih kurang satu langkah. ha ha ha.
.
its about my experience. one day, this way, my fighting, spirit to fight, to achieve my dreams will always i keep in my mind. forever. tersimpan rapi sekali, nanti aku mau cerita tentang hari ini, tentang pengalaman ini kepada suami dan anak-anak aku nanti. supaya mereka juga tidak lemah dan terus bekerja keras.
.
meskipun, rasanya yaampun. ini seperti aku dikurung dalam toples, pengap. *lebay sekali
.
yakan tapi harus sabar, kalo kamu sudah ingin sekali, sudah berusaha, sudah diikhtiarkan tapi kamu gagal berarti nanti akan ada rejeki dari tempat lain. akhirnya, setelah sekian lama ada manfaat juga jiwa raga yang selalu berpositive thinking ini untuk diaplikasikan pada saatnya ini dengan tepat hehe. masih ada rezeki dari tempat lain yang lebih berkah, lebih baik untuk saya nanti aamiin.
.
dannnnnnn, demi apapun i will thankfully for my family. bener-bener mereka semua adalah pahlawan aku, yang mendukung aku, membantu aku, dan menghibur aku. mba-aku yang sering banget menghibur aku kesana kemari, menemani beli keperluan interview ini itu, nganterin aku ke stasiun kapan-pun, adik aku yang dengan uang jajannya traktir aku terus tiap hari, meskipun cuma susu kedele dari warung tiap hari minggu, buat bapak-ibu atas materil, moril dan doa yang tiada pernah terputus. maafin reni ya dalam bulan keempat pun aku belum jadi siapa-siapa. semoga, masih tetap percaya kalo reni masih bisa mengusahakan yaaa aamiin.
.
yang diingat adalah ketika aku diajak pergi, berniat mau menghibur terus kecelakaan bareng mba, jantungnya kaya mau copot, pertama kali dan semoga menjadi yang terakhir kali. tapi tetep kok, ini mba sm adik ter-luar biasa yang sangat mengerti keadaan yang sedang sangat misqin bahkan titik termisqin dalam hidup w ini. tengkyuuuuu^^ and loveyou^^ always (love)
.
its about my experience. one day, this way, my fighting, spirit to fight, to achieve my dreams will always i keep in my mind. forever. tersimpan rapi sekali, nanti aku mau cerita tentang hari ini, tentang pengalaman ini kepada suami dan anak-anak aku nanti. supaya mereka juga tidak lemah dan terus bekerja keras.
.
meskipun, rasanya yaampun. ini seperti aku dikurung dalam toples, pengap. *lebay sekali
.
yakan tapi harus sabar, kalo kamu sudah ingin sekali, sudah berusaha, sudah diikhtiarkan tapi kamu gagal berarti nanti akan ada rejeki dari tempat lain. akhirnya, setelah sekian lama ada manfaat juga jiwa raga yang selalu berpositive thinking ini untuk diaplikasikan pada saatnya ini dengan tepat hehe. masih ada rezeki dari tempat lain yang lebih berkah, lebih baik untuk saya nanti aamiin.
.
dannnnnnn, demi apapun i will thankfully for my family. bener-bener mereka semua adalah pahlawan aku, yang mendukung aku, membantu aku, dan menghibur aku. mba-aku yang sering banget menghibur aku kesana kemari, menemani beli keperluan interview ini itu, nganterin aku ke stasiun kapan-pun, adik aku yang dengan uang jajannya traktir aku terus tiap hari, meskipun cuma susu kedele dari warung tiap hari minggu, buat bapak-ibu atas materil, moril dan doa yang tiada pernah terputus. maafin reni ya dalam bulan keempat pun aku belum jadi siapa-siapa. semoga, masih tetap percaya kalo reni masih bisa mengusahakan yaaa aamiin.
.
yang diingat adalah ketika aku diajak pergi, berniat mau menghibur terus kecelakaan bareng mba, jantungnya kaya mau copot, pertama kali dan semoga menjadi yang terakhir kali. tapi tetep kok, ini mba sm adik ter-luar biasa yang sangat mengerti keadaan yang sedang sangat misqin bahkan titik termisqin dalam hidup w ini. tengkyuuuuu^^ and loveyou^^ always (love)
Komentar
Posting Komentar