Langsung ke konten utama

So, What should I do?

lemah, memah lemah sekali. sejak kapan aku jadi lemah. okay, yang sudah berlalu biarlah berlalu dan tidak boleh disedih-sedihin lagi. ya memang belum rezekinya mau gimana yakan. meskipun sedih juga kalo ingat perjuangan dari tahap 1, perjuangan kesana kemari untuk mengikuti rangkaian tes yang membuat aku sebenernya cukup stres. dan ketika seperti pintu gerbang itu sudah didepan mata terbuka lebar-lebar tapi aku tetap masih kurang satu langkah. ha ha ha.
.
its about my experience. one day, this way, my fighting, spirit to fight, to achieve my dreams will always i keep in my mind. forever. tersimpan rapi sekali, nanti aku mau cerita tentang hari ini, tentang pengalaman ini kepada suami dan anak-anak aku nanti. supaya mereka juga tidak lemah dan terus bekerja keras.
.
meskipun, rasanya yaampun. ini seperti aku dikurung dalam toples, pengap. *lebay sekali
.
yakan tapi harus sabar, kalo kamu sudah ingin sekali, sudah berusaha, sudah diikhtiarkan tapi kamu gagal berarti nanti akan ada rejeki dari tempat lain. akhirnya, setelah sekian lama ada manfaat juga jiwa raga yang selalu berpositive thinking ini untuk diaplikasikan pada saatnya ini dengan tepat hehe. masih ada rezeki dari tempat lain yang lebih berkah, lebih baik untuk saya nanti aamiin.
.
dannnnnnn, demi apapun i will thankfully for my family. bener-bener mereka semua adalah pahlawan aku, yang mendukung aku, membantu aku, dan menghibur aku. mba-aku yang sering banget menghibur aku kesana kemari, menemani beli keperluan interview ini itu, nganterin aku ke stasiun kapan-pun, adik aku yang dengan uang jajannya traktir aku terus tiap hari, meskipun cuma susu kedele dari warung tiap hari minggu, buat bapak-ibu atas materil, moril dan doa yang tiada pernah terputus. maafin reni ya dalam bulan keempat pun aku belum jadi siapa-siapa. semoga, masih tetap percaya kalo reni masih bisa mengusahakan yaaa aamiin.
.
yang diingat adalah ketika aku diajak pergi, berniat mau menghibur terus kecelakaan bareng mba, jantungnya kaya mau copot, pertama kali dan semoga menjadi yang terakhir kali. tapi tetep kok, ini mba sm adik ter-luar biasa yang sangat mengerti keadaan yang sedang sangat misqin bahkan titik termisqin dalam hidup w ini. tengkyuuuuu^^ and loveyou^^ always (love)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KisahZainab

Terinspirasi dari kisah Zainab putri sulung Rasulullah SAW... "Bagaimana bisa Allah membiarkan hambanya yang taat tanpa diuji? " dalam benakku kalimat itu membekas sekali setelah aku meresapi kisah Zainab. Zainab yang diuji dengan ujian yang tidak ringan, mampu melewatinya dengan sangat keren menurutku. Apalagi jika aku yang mendapatkan ujian seperti itu, mungkin aku akan sangat marah sekali kepada hidupku. Bagaimana aku tidak kagum pada sosoknya yang memiliki paras cantik fisik dan hati. Zainab, wanita beruntung yang menikah dengan suaminya yang selalu ingin membahagiakan Zainab. Hidup bahagia dan menjadi pasangan yang diidam idamkan di kota Makkah. Rumah tangga mereka begitu harmonis, perselisihan, perbedaan pendapat dan hal kecil lainnya mudah sekali diatasi karena mereka berdua bersifat wafa' dan menjaga wafa' dalam rumah tangganya. Hingga ujian datang ketika Rasulullah diutus oleh Allah menjadi Rasul umat Islam. Kala itu, suaminya Zainab sedang berdagang di...

People Come And Go

Hello! ... For the time, i am here again he he he, kabarku baik, semoga kabar kalian semua yang membaca ini juga baik. Ternyata udah 3 bulan lebih aku gapernah buka blog ini sama sekali. Tapi, kesempatan tersebut tidak pernah membuat nyaliku menciut untuk menulis. . Akhir-akhir ini, aku banyak bertemu "orang baru" dalam kehidupanku, dari lintas usia tentunya. Ada laki-laki ada perempuan, ada yang sebaya ada yang sudah berkeluarga. Ada yang berjumpa sampai dengan sekarang ada yang berdurasi kurang dari 3 bulan. Terimakasih hidup! . Menggambarkan banyak sekali orang-orang yang datang dan pergi dalam kehidupanku mengingatkan kepadaku bahwa sejatinya aku hidup didunia ini adalah "sendiri", aku lahir sebagai bayi sendirian dan aku akan mengalami kematian juga sendirian. Maka, aku sangat setuju bahwa sejatinya manusia adalah individu yang sendirian. Apapun yang mereka temui, apapun yang mereka miliki, pada akhirnya mereka akan sendirian. . Teman-temanku silih berg...

Takut

Rasanya tidak tenang, seperti perasaan bersalah tapi tidak tahu kepada siapa. Mengerjakan sesuatu dengan hati setengah, setengahnya lagi kepikiran ini dan itu. Ingin sekali fokus, rasanya sulit sekali. Apa iya iman aku sedang kurang? Rasanya takut, takut jauh dari Tuhan, takut takabur dan kurang bersyukur. Kadang aku bingung sendiri, rasanya seharian useless hm sering rasanya padahal menargetkan diri untuk produktif. Lalu aku melihat diri ini dan berkata seakan semua baik-baik saja "gapapa reni gapapa, yang penting bahagia". Iya, gara gara tidak mau sedih jadi sedang berusaha sekuat tenaga membuat diri sendiri happy sepanjang hari apapun kondisinya. Kenapa perasaan takut itu masih saja membuntuti pikiranku kemana-mana, membuat mimpiku akhir-akhir ini menjadi sering aneh-aneh. Merasa sangat mudah sekali digoda oleh setan. Ya Allah, lindungi aku, aku takut :( Kembalikan aku pada keadaan dekat denganmu Ya Rabb, aku rindu sekali. Meskipun aku merasakan sedih, aku akan lupa...