Langsung ke konten utama

monolog.

#1 curhatan pertama.
.
Hari ini Minggu, 19 Agustus 2018 M atau 7 Dhulhijjah 1439 H.
.
Masih di Bandung, masih ditempat yang sama dengan pemikiran-pemikiran yang sudah sedikit berbeda. Aku bukan orang yang idealis, bukan orang yang ambisius juga bukan orang yang optimistis.
.
Pentrikor sudah jarang sekali terdengar karena sudah memasuki agustus. Pesta-pesta perlombaan dalam rangka agustusan-pun sudah mulai usai. Begitu juga dengan promo-promo menarik merayakan 73 tahun kemerdekaan Indonesia tercinta ini.
.
Suasana ramai diluar sana, suasana yang berbeda didalam tubuhku. Ternyata seperti ini rasanya berjuang, ingin segera cepat disudahi perjuangan ini. Ingin menghilang dari kehidupan orang-orang. Sabar, semua pasti ada waktunya.
.
Perjuangan kan enaknya dinikmatin kaya empat tahun yang lalu sering banget dikasih selamat katanya "Selamat menikmati indahnya perjuangan".
.
Sebenernya cuma mau bilang, semoga apa yang aku lakukan dan kerjakan kelak tidak akan dihakimi semata-mata di pandangan orang lain. Semua yang aku kerjakan pasti ada alasan yang mereka gatau itu apa dan mereka sebenernya juga ga berhak buat menilai aku seperti apa. Belum tentu ketika mereka ada di posisi aku, mereka akan mengambil keputusan yang jauh lebih baik dari keputusanku. Ini tentang pekerjaan, bukan tentang perasaan jadi harus di sikapi dengan realistis.
.
Kadang aku bingung sih antara hitam dan putih itu beda tipis. Antara kamu memilih pekerjaan yang menurutmu baik padahal sama saja. Coba pahami, apa bedanya? semoga semakin dewasa, aku juga tidak tahu kenapa tapi setidaknya semoga bisa untuk menjaga perasaan orang lain.
.
"Don judge people before you know the reason"

Komentar